Kalaksa BPBD Kampar Azwan : Waspada Peralihan Musim, Potensi Karhutla dan Dampak El Nino

Kalaksa BPBD Kampar Azwan : Waspada Peralihan Musim, Potensi Karhutla dan Dampak El Nino

KAMPAR - Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki masa peralihan musim (pancaroba) dari hujan ke kemarau.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi dari BMKG, tahun ini Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino yang diprediksi lebih kuat, dengan dampak kekeringan yang lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Diperkirakan El Nino berlangsung mulai Juni hingga Oktober. Ini berpotensi menyebabkan kekeringan ekstrem,” ujar Azwan kepada Tengokberita.com Rabu (7/4/2026).

Menurutnya, dampak yang paling rentan dirasakan adalah sektor pertanian. Karena itu, petani diimbau untuk melakukan langkah antisipasi seperti menyiapkan pompa air dan pengelolaan irigasi guna mencegah gagal panen.

Selain itu, BPBD bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, serta instansi terkait telah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kami sudah berkoordinasi lintas sektor untuk siaga menghadapi potensi kebakaran. Personel juga disiapkan untuk kolaborasi penanganan di lapangan,” jelasnya.

Meski memasuki musim kemarau, Azwan mengingatkan bahwa pada masa pancaroba masih berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang bisa memicu bencana seperti banjir dan longsor.

Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang ekstrem.

Ia juga menegaskan imbauan penting kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Kami minta masyarakat tidak membakar lahan. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan agar bisa cepat ditangani,” tegasnya.

Reporter : Dir

#kalaksa bpbd kampar #el nino