KAMPAR — Antrean panjang kendaraan masih terjadi di SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Rabu (29/4). Manajemen SPBU mengaku telah mengajukan permintaan penambahan pasokan BBM untuk mengantisipasi kelangkaan hingga akhir bulan.
Manajer SPBU, Yopi Arya, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pertamina agar distribusi BBM dapat ditambah, khususnya menjelang pergantian bulan.
“Ya, kita sudah minta ke Pertamina, kalau bisa ditambah untuk akhir bulan ini supaya tidak terjadi antrean seperti sekarang,” ujar Yopi.
Ia menjelaskan, pada Rabu (29/4) SPBU tersebut menerima penyaluran BBM sebanyak 16 kiloliter (KL). Jumlah itu meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang hanya 8 KL.
“Hari ini kita dapat 16 KL, kemarin 8 KL. Kemarin itu sebelum malam sudah habis,” katanya.
Meski pasokan bertambah, antrean kendaraan masih membludak hingga ke badan jalan. Pihak SPBU pun menurunkan personel untuk mengatur lalu lintas di area pengisian.
“Kita tempatkan anggota untuk mengatur supaya antrean tidak menimbulkan masalah. Tapi kadang masyarakat masih ada yang menyerobot,” ujarnya.
Untuk distribusi berikutnya, Yopi mengaku belum mendapat kepastian pasokan pada Kamis (30/4). Namun ia memperkirakan kondisi akan kembali normal setelah memasuki awal bulan.
“Kemungkinan Jumat sudah mulai lancar lagi. Kalau kuota bulanan sudah masuk, tanggal 1 kita bisa minta tambahan untuk normalisasi,” jelasnya.
Yopi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tertib saat mengantre BBM, mengingat keterbatasan pasokan yang tidak sebanding dengan tingginya kebutuhan.
“Kami harap masyarakat tetap tenang, jangan berebut. Tertib dalam antrean, jangan menyerobot, supaya tidak terjadi gesekan dan suasana tetap kondusif,” pungkasnya.
(Dir)
#spbu bangkinang #antrean mengular #pasokan #BBM