Camat Kampar Kiri Musnaini Kukuhkan 31 Paskibra, Tekankan Disiplin dan Keteladanan

Camat Kampar Kiri Musnaini Kukuhkan 31 Paskibra, Tekankan Disiplin dan Keteladanan

KAMPAR KIRI — Belum genap satu bulan mengemban amanah sebagai Camat Kampar Kiri, Musnaini, S.Ag., M.Si., C.Md., mulai menunjukkan langkah kepemimpinan yang mendapat apresiasi melalui perhatian terhadap generasi muda dan penghargaan terhadap perjuangan putra-putri terbaik daerah.

Salah satu yang terlihat adalah pelaksanaan pengukuhan 31 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Kampar Kiri Tahun 2026, yang digelar secara khusus di tingkat kecamatan, Sabtu malam (15/8/2026), di Gedung Serba Guna Kecamatan Kampar Kiri.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 31 anggota Paskibra yang telah menjalani proses seleksi, latihan dan pembinaan resmi dikukuhkan untuk mengemban amanah mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara 17 Agustus 2026.

Bukan Sekadar Seremonial

Pelaksanaan pengukuhan di tingkat kecamatan dinilai menjadi langkah yang berbeda dan patut diapresiasi. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi sekaligus bentuk penghargaan pemerintah kecamatan terhadap proses panjang yang telah dijalani para anggota Paskibra.

Hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimcam Kampar Kiri, jajaran pemerintahan kecamatan, kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, ninik mamak, tokoh agama, tokoh pendidikan dan tokoh wanita. Turut hadir kepala sekolah, pembina, pelatih serta orang tua anggota Paskibra.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan generasi muda ditempatkan sebagai bagian penting dalam kehidupan pemerintahan dan kemasyarakatan di Kecamatan Kampar Kiri.

Kepemimpinan Dimulai dari Keteladanan

Dalam sambutannya, Camat Kampar Kiri Musnaini menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada 31 anggota Paskibra yang telah resmi dikukuhkan.

Ia mengaku bangga terhadap perjuangan para anggota yang telah menjalani latihan dengan disiplin dan ketahanan mental.

Menurutnya, menjadi anggota Paskibra bukanlah tugas yang dapat dijalankan oleh semua orang. Dibutuhkan tekad, kedisiplinan, mental yang kuat serta kesanggupan menjalani latihan dalam berbagai kondisi, termasuk menghadapi cuaca dan teriknya matahari.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa perhatian pemerintah kecamatan tidak berhenti pada suksesnya pelaksanaan upacara. Lebih jauh, Paskibra dipandang sebagai bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda.

Menghargai Perjuangan Anak-Anak Daerah

Musnaini juga memberikan penghargaan kepada para pembina dan pelatih yang telah mencurahkan waktu, tenaga dan perhatian dalam membentuk kedisiplinan para anggota Paskibra.

Apresiasi serupa disampaikan kepada para orang tua yang telah memberikan izin, dukungan dan kepercayaan kepada putra-putri mereka untuk mengikuti seluruh rangkaian pembinaan.

Bagi pemerintah kecamatan, keberhasilan Paskibra bukan semata-mata tentang kemampuan baris-berbaris dan mengibarkan bendera. Di balik proses tersebut terdapat nilai disiplin, tanggung jawab, kekompakan, ketahanan mental dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Sinyal Awal Kepemimpinan Musnaini

Belum genap satu bulan menjabat, perhatian Musnaini terhadap pengukuhan Paskibra menjadi salah satu potret awal kepemimpinannya di Kecamatan Kampar Kiri.

Memimpin tidak selalu harus diawali dengan kebijakan besar. Hadir di tengah masyarakat, memberikan penghargaan kepada mereka yang telah berjuang, melibatkan berbagai unsur dan memberikan perhatian kepada generasi muda juga merupakan bagian dari kepemimpinan.

Pengukuhan Paskibra tersebut menjadi gambaran bahwa pemerintah kecamatan berupaya membangun kebersamaan sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan pengabdian mereka.

Dengan telah dikukuhkannya 31 anggota Paskibra Kecamatan Kampar Kiri Tahun 2026, seluruh personel kini siap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Merah Putih akan berkibar. Generasi muda ditempa. Dan dari tingkat kecamatan, sebuah teladan kepemimpinan mulai ditunjukkan—bahwa seorang pemimpin bukan hanya berada di depan, tetapi juga hadir, menghargai dan memberikan perhatian kepada mereka yang sedang berjuang.

(M. Hasbi )

(

#Camat #Kampar Kiri #paskibra