BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan industrial yang harmonis melalui kolaborasi bersama serikat pekerja dalam menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Tidak sekadar seremoni tahunan, momentum ini diarahkan menjadi ajang sinergi yang menghadirkan manfaat nyata bagi para pekerja sekaligus menjaga stabilitas daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi strategis yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Kampar, Kamis (23/4). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam merancang peringatan May Day yang aman, kondusif, dan berorientasi pada kesejahteraan buruh.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa May Day harus dimaknai sebagai hari yang menggembirakan dan mempererat hubungan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Ia mendorong perubahan paradigma, dari aksi turun ke jalan menjadi kegiatan yang lebih positif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pekerja.
“Kita ingin May Day menjadi momentum kebersamaan. Sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan buruh adalah fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah,” ujarnya.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Pj. Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Edward, SE, MM, jajaran Asisten dan Kepala OPD, perwakilan Polres Kampar, serta para ketua dan perwakilan Serikat Pekerja se-Kabupaten Kampar.
Hasil dari koordinasi ini melahirkan kesepakatan untuk menghadirkan rangkaian kegiatan yang bermanfaat. Salah satu agenda utama adalah Jalan Santai yang akan digelar pada 3 Mei 2026 di Bangkinang. Kegiatan ini juga akan dilengkapi dengan layanan cek kesehatan gratis bagi para buruh sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan pekerja.
Menurut Misharti, kesehatan dan kesejahteraan pekerja merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan daerah. Pemerintah, kata dia, hadir tidak hanya untuk melindungi hak pekerja, tetapi juga menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun tenaga kerja yang sehat secara fisik sekaligus memperkuat hubungan industrial yang harmonis,” tambahnya.
Kolaborasi antara Pemkab Kampar dan serikat pekerja ini diharapkan mampu menjadikan May Day 2026 sebagai simbol kemitraan yang solid. Lebih dari itu, sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan ekonomi daerah yang berkeadilan sosial dan inklusif bagi seluruh tenaga kerja di Kabupaten Kampar. (Prot-Dokpim)
(Adv)
#Kampar #May Day #Serikat Pekerja