Pemkab Kampar Perkuat Sinergi dengan BPKP Riau untuk Optimalisasi PAD dan Tata Kelola Keuangan

Pemkab Kampar Perkuat Sinergi dengan BPKP Riau untuk Optimalisasi PAD dan Tata Kelola Keuangan

BANGKINANG  – Pemerintah Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kinerja keuangan daerah dan kualitas tata kelola pemerintahan. Hal ini ditandai dengan pertemuan strategis antara Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., bersama Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau, Dr. Evenri Sihombing, S.E., M.Si., Ak., di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Kampar, Selasa (21/4).

Audiensi ini menjadi langkah konkret dalam mempercepat tindak lanjut laporan eksekutif daerah sekaligus merumuskan strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya peran BPKP sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan sistem pengelolaan keuangan berjalan secara transparan dan akuntabel. Ia menekankan bahwa setiap rekomendasi yang diberikan harus segera ditindaklanjuti guna memperkuat sistem administrasi pemerintahan.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kita menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, optimalisasi PAD menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut. Bupati menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil untuk terus berinovasi dalam meningkatkan penerimaan daerah, baik dari sektor pajak maupun retribusi, dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan kepatuhan terhadap regulasi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Riau, Dr. Evenri Sihombing, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pemkab Kampar. Ia menegaskan kesiapan BPKP dalam memberikan pendampingan dan asistensi guna memastikan peningkatan PAD berjalan sesuai ketentuan serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Pertemuan ini turut dihadiri jajaran pejabat strategis di lingkungan Pemkab Kampar, mulai dari Asisten II, Inspektur, hingga para kepala OPD, termasuk perwakilan Bappeda, BPKAD, dan Bapenda. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem keuangan dan perencanaan pembangunan.

Menutup arahannya, Bupati Ahmad Yuzar kembali menegaskan bahwa seluruh upaya peningkatan PAD dan perbaikan laporan keuangan daerah bermuara pada satu tujuan utama, yakni peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Ketika keuangan daerah sehat, kita memiliki ruang lebih luas untuk membangun infrastruktur, meningkatkan layanan kesehatan, serta memperbaiki kualitas pendidikan. Semua ini kita lakukan demi kesejahteraan masyarakat Kampar,” pungkasnya.

(Adv)

#Pemkab kampar #bpkp #keuangan