. Nurhidayat Ajak Warga Rohil Manfaatkan 20.000 Kuota PIP Aspirasi Karmila Sari

. Nurhidayat Ajak Warga Rohil Manfaatkan 20.000 Kuota PIP Aspirasi Karmila Sari

ROKAN HILIR — Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Karmila Sari, memperjuangkan tambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi sebanyak 20.000 siswa untuk Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Tambahan kuota ini ditujukan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan.

Karmila menyampaikan, tambahan kuota tersebut berada di luar jalur reguler dan mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Komisi X DPR RI dalam mencegah angka putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

“Dengan tambahan 20.000 kuota PIP aspirasi, akses pendidikan bagi siswa kurang mampu di Rokan Hilir menjadi lebih terbuka. Ini sejalan dengan visi pembangunan pendidikan daerah,” ujar Karmila dalam keterangan pers, Selasa (17/2/2026).

Selain PIP, melalui jalur aspirasi juga dialokasikan bantuan revitalisasi sekolah, meliputi 1 PAUD, 9 SD, dan 4 SMP. Bantuan tersebut melengkapi program revitalisasi reguler yang saat ini juga tengah berjalan di Rohil.

Tak hanya itu, Karmila juga menyatakan komitmennya dalam melakukan pendampingan KIP Kuliah bagi mahasiswa asal Rokan Hilir yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil, M. Nurhidayat, mengapresiasi perjuangan tersebut. Menurut dia, tambahan kuota PIP ini menjadi pencapaian penting dalam sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Ini sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. Penambahan 20.000 kuota PIP aspirasi menjadi peluang besar bagi anak-anak Rohil untuk tetap bersekolah,” kata Nurhidayat.

Ia mengimbau masyarakat yang memenuhi kriteria—yakni keluarga tidak mampu atau rentan, serta anak dari orang tua ASN, TNI, atau Polri maksimal golongan II—untuk segera mendaftarkan putra-putrinya. Siswa harus terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan berasal dari sekolah di bawah naungan Kemendikdasmen.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang telah disediakan.

“Pendidikan merupakan kunci pengentasan kemiskinan. Program ini akan terus dikawal agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Rokan Hilir,” ujar Karmila.

(*)

#Rohil