Hardiknas 2026, Bupati Rohul Tekankan Pemerataan Guru dan Penguatan Mutu Pendidikan

Hardiknas 2026, Bupati Rohul Tekankan Pemerataan Guru dan Penguatan Mutu Pendidikan

ROHUL — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Bupati, Senin (4/5/2026), dengan diikuti ribuan tenaga pendidik dari seluruh wilayah.

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan ini menjadi momentum refleksi terhadap nilai-nilai pendidikan yang berakar pada konsep Ki Hajar Dewantara, yakni Asah, Asih, dan Asuh.

Bupati Rokan Hulu Anton bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing.

Ia menyebut, pemerintah daerah berkomitmen melakukan pembenahan pendidikan secara menyeluruh, di antaranya melalui penataan distribusi guru agar lebih merata hingga ke daerah terpencil.

“Relokasi PPPK dan redistribusi guru terus kami lakukan agar kebutuhan tenaga pendidik di setiap wilayah terpenuhi secara proporsional,” ujar Anton.

Selain itu, penguatan peran kepala sekolah melalui proses seleksi yang transparan serta pembenahan data pendidikan juga menjadi fokus pemerintah daerah guna memastikan kebijakan yang tepat sasaran.

Upacara tersebut turut dihadiri unsur pimpinan daerah, Forkopimda, DPRD, Kementerian Agama, serta organisasi profesi pendidikan.

Pada kesempatan itu, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Rokan Hulu juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba Semarak Hardiknas 2026 yang melibatkan peserta dari jenjang PAUD hingga SMP.

Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Rokan Hulu Alreza Ahyu mengatakan, kegiatan peringatan Hardiknas tahun ini diikuti sekitar 9.800 tenaga pendidik dari 16 kecamatan.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan meliputi sejumlah perlombaan seperti festival drumband, senam anak Indonesia hebat, lomba mewarnai dan menggambar, Festival Tunas Bahasa Ibu, serta pameran pendidikan.

Menurut dia, kegiatan tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan sebagai upaya meningkatkan partisipasi dan kreativitas pelajar.

Selain itu, Disdikpora juga mengapresiasi peluncuran buku karya guru yang tergabung dalam Yayasan Lenggok Media sebagai bagian dari penguatan literasi daerah.

“Produktivitas guru dalam menghasilkan karya tulis menjadi indikator penting dalam peningkatan literasi. Kami akan terus mendorong inovasi di bidang tersebut,” kata Alreza.

Dalam rangkaian kegiatan itu juga diserahkan dana pembinaan bagi atlet berprestasi serta peluncuran buku karya penulis lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan dan literasi di daerah.

(Dr)

#rohul